Imam Ahmad

Imam ahmad bin hanbal adalah seorang ulama sederhana, tapi dikenal cerdas dan piawai. nah gak usah panjang lebar langsung mulai aja yah…

Begini ceritanya..

Suatu ketika, terdapat sekelompok orang penganut paham atheis yang berusaha mengacaukan keimanan umat perihal adanya tuhan. Dengan dukungan argumentasi dan logika yang kuat, mereka berhasil memutarbalikan fakta. Kata mereka nih, bukan kata saya bahwa alam semesta terjadi dengan proses sendirinya. Tanpa campur tangan Allah SWT , “astagfirullah aladzim” . Jadinya mereka berkesimpulan manusia tidak perlu menyembah Tuhan, sesuatu yang kata mereka tidak ada.

Sudah banyak ulama yang berusaha meluruskan dengan cara mendebatnya, tapi mereka tetap ngeyel , bahkan mereka semakin congkak dengan keingkaran.

Hingga datang tantangan berdebat dari seorang alim yang sangat sederhana yang tak lain adalah Imam ahmad bin hanbal. penampilannya sekilas tak menunjukanbahwa ia adalah seorang ulama yang berilmu tinggi, namun kaum atheis tetap menerima tantangan tersebut. syaratnya harus diselenggarakan pada forum terbuka. dihadiri banyak orang. maka, dipilihlah waktu dan tempat yang disetujui bersama.

Pada hari yang telah ditentukan, Imam ahmad datang terlambat . tentusaja ia dicaci-maki oleh kelompok atheis dan penonton yang kesal menunggu.” sabar , sabar , sabarlah dulu , berilah aku kesempatan untuk menjelaskan sebab keterlambatan ini.” ujar Imam ahmad dengan tenang.

Walau masih menggerutu, mereka menahan suara.

“Begini, perlu kalian ketahui , bahwa saya tinggal di pinggiran kota. antara kita dipisahkan sebuah sungai yang cukup lebar. nah ketika saya hendak kemari saya tidak mendapatkan perahu untuk menyebrangisungai itu, itu sebabnya saya datang terlambat.” kata Imam Ahmad

“lalu bagaimana caranya anda bisa kesini kalau unda tidak mendapat perahu.” tanya mereka heran.

“sungguh ajaib,” kata imam ahmad. “tadi saat saya sedang di pinggir sungai tiba tiba selembar papan hanyut terapung dan dengan sendirinya berhenti persis didepanku, Kemudian disusul oleh papan papan lainnya lalu bergabung dengan papan yang pertama. lalu tiba tiba ada seutas tali , papan tadi dan tali tersebut merakit sendiri oleh arus air, sehingga menjadi sebuah sampan yang tahan dari kemasukan air. nah sampan itulah yang menyeberangkan saya.” ungkap Imam ahmad panjang lebar

Mendengar cerita itu kelompok atheis itu tertawa terbahak bahak, salah seorang dari mereka berkata keras, ” ah anda membuat lelucon saja, itu mustahil, tidak masuk akal.”

Imam ahmad menjawab santai, “Nah kalau kalian tidak percaya sampan yang kecil itu bisa merakit dirinya sendirinya. Maka apakah mungkin alam semesta yang rumit ini terjadi dengan sendirinya tanpa peranan Allah SWT ?”

Mendengar perkataan imam ahmad tersebut seketika mereka semua terdiam. orang orang congkak itu diam . dari tubuh mereka keluar keringat dingin. Bagi mereka perkataan imam ahmad barusan merupakan argumentasi telak yang mematahkan paham atheisme yang mereka anut.

akhirnya mereka langsungpergi begitu saja , seketika penonton bersorak gembira , mengelu-elukan imam ahmad yang sederhana , hanya dengan logika yang amat sederhana kelompok atheis itu pun kalah sebelum bertanding.

Dikutip dari ” Ia Masuk Surga, Padahal Tak Pernah Sholat ” oleh Badiatul Muchlisin asti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s